Pemkot Jakarta Utara Kolaborasi dengan Bulog Gelar Pangan Murah

Pemerintah Kota Jakarta Utara berkolaborasi dengan Bulog https://www.insidejakarta.com dalam menggelar program pangan murah untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara, Wawan Budi Rohman, mengatakan bahwa kolaborasi ini dilengkapi dengan bazar dari Suku Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Sudin PPKUKM),” katanya pada Kamis, 22 Februari 2024.

Disebutkan bahwa pada hari ini, tersedia 1,5 ton beras dari berbagai variasi yang dijual dengan harga terjangkau. Beras program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) dijual dengan harga Rp53 ribu untuk karung berisi lima kilogram, sementara beras premium dijual dengan harga Rp69.500 ribu. Selain itu, tersedia juga minyak goreng seharga Rp14 ribu dan gula seharga Rp11 ribu. “Kami berharap program ini dapat membantu warga dalam memenuhi kebutuhan mereka,” tambahnya.

Program pangan murah Bulog Siaga ini akan berlangsung selama dua hari di halaman plaza barat, Kantor Walikota Kota Administrasi Jakarta Utara pada tanggal 22-23 Februari 2024. Selanjutnya, akan dilaksanakan juga di tingkat kecamatan pada tanggal 26-27 Februari 2024. Salah seorang warga Jakarta Utara, Nina Novita, mengungkapkan rasa terbantunya dengan adanya program “Bulog Siaga Aksi Amankan Harga” yang menyediakan pasokan pangan murah. “Harga beras sedang naik dan stoknya di swalayan selalu habis. Saya sangat terbantu dengan adanya program ini,” katanya.

Nina membeli beras premium dan beras SPHP untuk kebutuhan sehari-hari. “Beras adalah kebutuhan utama, jadi saya langsung pergi ke sini dari Cilincing ketika mendengar ada program pangan murah Bulog Siaga,” tambahnya. Ia berharap kegiatan pangan murah Bulog Siaga dapat diselenggarakan di setiap kelurahan atau kecamatan agar lebih mudah diakses oleh warga. “Semoga kegiatan ini dapat terus dilakukan di berbagai wilayah untuk membantu warga dalam mendapatkan pangan murah,” tutupnya.

Ia menyebutkan hari ini ada 1,5 ton beras dari berbagai variasi yang dijual dengan harga murah. Ia mengatakan beras program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) dijual dengan harga Rp53 ribu untuk karung dengan berat lima kilogram, beras premium Rp69.500 ribu, minyak goreng Rp14 ribu, dan gula Rp11 ribu. “Mudah-mudahan kegiatan ini bisa membantu warga masyarakat dalam memenuhi kebutuhan,” kata dia. Ia mengatakan pangan murah Bulog Siaga dilaksanakan selama dua hari di halaman plaza barat, Kantor Walikota Kota Administrasi Jakarta Utara pada 22-23 Februari 2024.

Kolaborasi dengan Bulog Gelar Pangan Murah

“Selanjutnya, pada tanggal 26-27 Februari 2024 akan dilaksanakan di tingkat kecamatan,” kata dia Sementara itu, warga Jakarta Utara Nina Novita mengaku terbantu dengan adanya program “Bulog Siaga Aksi Amankan Harga” yang telah menyediakan pasokan pangan murah. “Sekarang ini, harga beras sedang naik dan stok beras lima kilogram di swalayan selalu habis. Pokoknya, saya terbantu sekali dengan adanya pangan murah dari Bulog Siaga. Ia mengatakan tadi membeli beras premium dan beras SPHP untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

“Beras ini kebutuhan paling utama jadi harus ada stok di rumah makanya dari Cilincing saya langsung ke sini,” kata dia Ia mengatakan ketika mengetahui informasi bahwa kegiatan pangan murah Bulog Siaga hadir di Kantor Walikota Kota Jakarta Utara, dirinya langsung bergegas ke lokasi penjualan pangan murah untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok yaitu beras. Ia berharap kegiatan pangan murah Bulog Siaga dapat diadakan di setiap kelurahan ataupun kecamatan.

Pieter Saimima, Ketua TPID Kota Ambon, menyatakan bahwa Pemkot Ambon memiliki kepentingan dalam pembangunan kios yang akan menjadi salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) pangan secara permanen. “Dalam kios TPID, kami akan menyediakan komoditas bahan pokok serta berbagai hal terkait persoalan inflasi, termasuk sayuran dan hortikultura, sebagai bukti komitmen pemerintah dalam mengendalikan inflasi,” katanya pada Rabu, 21 Februari 2024.

Ia menjelaskan bahwa kios tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pertanian, Dinas Kelautan dan Perikanan, serta Perum Bulog. “Bulog akan memasok beras, gula pasir, dan tepung terigu, sementara dinas teknis lainnya akan memasok komoditas lainnya,” tambahnya. Pieter juga menegaskan bahwa harga komoditas pokok di kios tersebut akan lebih terjangkau dibandingkan dengan harga di pedagang pasar.